Kembali ke Jelajah Madura

Tempat · Sampang

Air Terjun Toroan, air tawar yang jatuh langsung ke laut

Satu-satunya air terjun di Madura yang muaranya laut lepas. Tingginya cuma sekitar lima meter, dan justru letaknya yang bikin dia ganjil.

Air Terjun Toroan mengucur dari tebing berlumut ke kolam dangkal berbatu karang di tepi laut
Foto Arsha Fathan (CC0) lewat Wikimedia Commons.
Air Terjun Toroan dipotret malam hari, airnya jatuh ke hamparan batu karang di tepi laut
Dipotret malam hari dengan bukaan lama. Batu karang di bawahnya itu garis pantai, bukan dasar sungai. Foto Rizaldby (CC BY-SA 4.0) lewat Wikimedia Commons.
Jejak lingkaran bintang di langit malam di atas Air Terjun Toroan
Jejak bintang di atas air terjunnya, hasil rekaman panjang dari satu titik. Foto Rizaldby (CC BY-SA 4.0) lewat Wikimedia Commons.

Madura kering. Tanahnya berkapur, sungainya musiman, dan kalau kamu bertanya di mana air terjunnya, jawaban jujurnya hampir tidak ada. Toroan pengecualian yang jumlahnya satu.

Yang bikin dia aneh bukan tingginya

Tingginya sekitar lima meter. Di Jawa, angka itu bahkan tidak akan diberi nama.

Yang membuatnya pantas didatangi letaknya: airnya jatuh ke kolam berbatu karang yang langsung menyambung ke Laut Jawa. Kamu berdiri di satu titik dan mendengar dua bunyi air yang berbeda sekaligus, kucuran tawar di depan dan ombak asin di belakang.

Angka ketinggiannya berbeda-beda tergantung siapa yang mengukur, sebagian menyebut posisinya sekitar dua puluh meter di atas permukaan laut. Yang tidak diperdebatkan cuma satu: muaranya laut, bukan sungai.

Debitnya ikut musim

Sumber airnya aliran dari daratan, dan itu berarti Toroan pada Februari dan Toroan pada September bukan pemandangan yang sama. Musim kemarau membuat tirainya tipis, kadang tinggal beberapa jalur.

Kalau kamu datang jauh-jauh untuk fotonya, datang di musim hujan atau sesudah hujan. Kalau kamu datang untuk suasananya, kapan saja jalan.

Batunya licin, dan itu bukan peringatan basa-basi

Dasar kolamnya karang, dan karang yang selalu basah berlumut. Alas kaki yang menggigit lebih berguna daripada sandal jepit.

Ombak pantai utara juga bisa naik lebih jauh daripada yang kamu duga. Jangan menaruh tas di batu yang kelihatannya kering.

Kalau kamu dari Sumenep

Ketapang ada di pesisir utara Sampang. Dari kota Sumenep sekitar 120 kilometer lewat jalur utara, kira-kira tiga jam, dan jalurnya sendiri sudah separuh alasan pergi: lurus menyusuri pantai utara hampir sepanjang perjalanan.

0811-147-797