Kembali ke Jelajah Madura

Oleh-Oleh · Sumenep

Kerupuk kepang, kerupuk yang datang dari satu pulau kecil

Dibuat di Desa Padike, Pulau Talango, seberang Kalianget. Bentuknya tidak pernah sama karena dibentuk tangan.

Keranjang anyaman berisi kerupuk kepang putih yang bentuknya bergelombang tidak beraturan
Foto Alfiyah Rizzy Afdiquni (CC BY-SA 4.0) lewat Wikimedia Commons.

Kerupuk ada di seluruh Indonesia, jadi kerupuk baru jadi oleh-oleh kalau ia tidak bisa dibeli di tempat lain. Yang ini memenuhi syarat itu dengan cara yang sederhana: pembuatnya cuma ada di satu desa, di satu pulau kecil.

Di mana Talango

Pulau Talango ada tepat di seberang Pelabuhan Kalianget, dan penyeberangannya cuma beberapa menit dengan perahu tambang. Dari kota Sumenep, keseluruhan perjalanannya kurang dari satu jam.

Sentra kerupuknya di Desa Padike. Ini bukan pabrik; pengerjaannya di rumah, dan menjemurnya di halaman.

Kenapa bentuknya tidak seragam

Adonannya dibentuk tangan, bukan dicetak. Itu sebabnya tiap keping berbeda: ada yang melipat, ada yang melengkung, ada yang menggulung sendiri waktu digoreng.

Kalau kamu menemukan kerupuk kepang yang bentuknya seragam rapi, hampir pasti itu produksi mesin dari tempat lain yang memakai namanya.

Membelinya

Dijual dalam dua keadaan, dan bedanya penting untuk oleh-oleh:

  • Sudah digoreng. Siap makan, tapi ringan, mudah hancur, dan memakan tempat besar di tas.
  • Masih mentah. Berupa keping keras yang rata. Jauh lebih ringkas dibawa, tahan berbulan-bulan, dan digoreng sendiri di rumah.

Untuk dibawa pulang jauh, yang mentah hampir selalu pilihan yang lebih baik. Yang sudah digoreng sebaiknya dimakan dalam beberapa hari sebelum melempem.

Di mana belinya

3 tempat yang menyediakannya.

  1. Kawasan Asta Sayyid Yusuf

    Pulau Talango, Sumenep, menyeberang dari Kalianget

    Deretan penjual di sekitar makam, dan itu titik jualnya sejak dulu. Perahunya berangkat dari Pelabuhan Kalianget.

  2. Desa Padike

    Kecamatan Talango, Sumenep

    Desanya sendiri. Kerupuknya industri rumahan, jadi yang dibeli di sini keluar dari dapur yang membuatnya.

  3. Mall UMKM Sumenep

    Jl. Dr. Soetomo, Lingkungan Delama, Kota Sumenep

    Pusat oleh-oleh resmi kabupaten, buka 08.00 sampai 16.00. Isinya diambil langsung dari perajinnya.

Jam buka dan harga berubah tanpa pemberitahuan, dan warung kecil kadang tutup tanpa mengumumkan apa pun.

0811-147-797