Oleh-Oleh · Pamekasan
Kerupuk pe-tampe, kerupuk yang dijepit sebelum digoreng
Camilan Pamekasan yang bentuknya seperti bungkusan kecil. Namanya menjelaskan cara membuatnya.
Bentuknya yang membuat orang bertanya lebih dulu. Bukan lembaran seperti kerupuk pada umumnya, melainkan bungkusan kecil berkerut, seperti kain yang dikumpulkan di tengah lalu diikat.
Namanya menjelaskan bentuknya
Tampe dalam bahasa Madura berhubungan dengan menjepit atau mengapit. Lembaran adonan tipis dijepit di bagian tengahnya sebelum masuk minyak, dan jepitan itu menahan bentuknya waktu sisanya mengembang.
Hasilnya satu keping dengan dua tekstur sekaligus: bagian luar yang mekar dan ringan, dan bagian tengah yang lebih padat dan sedikit alot. Itu yang dicari.
Kami bilang terus terang: kami tidak menemukan sumber yang bisa dirujuk soal asal-usul namanya, jadi hubungan dengan kata tampe itu penjelasan yang masuk akal, bukan yang terbukti.
Di mana mencarinya
Pamekasan, dan paling gampang di toko oleh-oleh di sekitar pusat kota. Dari kota Sumenep sekitar 50 kilometer, kira-kira satu jam.
Karena bentuknya tidak rata, ia memakan tempat lebih banyak daripada kerupuk lembaran untuk berat yang sama. Kalau tasmu penuh, ini yang paling merepotkan dari semua yang ada di daftar ini.
Bedanya dengan kerupuk Madura lain
Kerupuk kepang dari Talango dibentuk tangan tapi dibiarkan mekar bebas. Pe-tampe justru ditahan di satu titik, dan seluruh karakternya datang dari tahanan itu.
Dua-duanya kerupuk, dan dua-duanya tidak akan kamu temukan di rak swalayan di luar Madura.
Di mana belinya
2 tempat yang menyediakannya.
-
Basaraya Ikan & Camilan
Jl. Niaga RW 02, Barurambat Kota, Kecamatan Pamekasan
Pusat oleh-oleh camilan Pamekasan yang paling sering disebut. Kerupuk singkong Madura ada di sini.
-
Camilan Madura Nyaman
Jl. Niaga, Pamekasan
Satu jalan dengan Basaraya. Raknya berisi rengginang, lorjuk, kacang otok, dan keripik singkong Madura.
Jam buka dan harga berubah tanpa pemberitahuan, dan warung kecil kadang tutup tanpa mengumumkan apa pun.
Lanjut