Oleh-Oleh · Madura
Tegetteh, batangan manis yang dipotong selagi panas
Beras atau kacang disatukan gula mendidih lalu ditekan jadi lempeng. Murah, tahan lama, dan ada di hampir tiap warung.
Ini yang paling gampang kamu temui dan paling sering terlewat. Tegetteh ada di toples kaca di warung mana pun, harganya beberapa ribu, dan justru karena itu jarang dianggap oleh-oleh.
Cara membuatnya menjelaskan bentuknya
Gula dimasak sampai mendidih dan mengental, lalu isian dimasukkan dan diaduk cepat. Isiannya berbeda-beda: beras letus, kacang tanah, atau wijen.
Campuran itu dituang ke loyang, ditekan rata, lalu dipotong selagi masih panas. Kalau menunggu dingin, ia mengeras jadi satu lempeng dan tidak bisa dipotong rapi lagi. Itu sebabnya potongannya persegi dan tepinya kasar.
Gulanya bisa gula pasir, yang membuat warnanya pucat, atau gula merah, yang membuatnya cokelat gelap dan rasanya lebih dalam.
Kenapa ia cocok dibawa pulang
Tidak ada air di dalamnya. Gula yang mengeras jadi pelindung isian, dan selama tidak lembap ia bertahan berminggu-minggu tanpa pengawet apa pun.
Ia juga tidak hancur di dalam tas seperti kerupuk, dan tidak meleleh seperti jubada kalau kena panas.
Yang perlu diketahui
Namanya ditulis bermacam-macam: tegetteh, teghetteh, atau tegtteh. Semuanya menunjuk benda yang sama, dan ejaan bahasa Madura memang belum pernah diseragamkan dengan ketat.
Kalau kamu membandingkannya dengan jipang atau ampyang di Jawa, kamu tidak salah. Bentuk ini muncul di banyak tempat dengan nama masing-masing. Yang khas Madura pilihan gulanya yang sering gula siwalan, bukan gula tebu.
Di mana belinya
3 tempat yang menyediakannya.
-
Desa Kalianget Timur
Kecamatan Kalianget, Sumenep
Salah satu sentra pembuatannya, dikerjakan di rumah-rumah dan bukan di pabrik.
-
Pasar Anom Baru
Kota Sumenep
Ia barang pasar, bukan barang toko, dan di sini harganya paling dekat dengan harga aslinya.
-
Toko Oleh-Oleh Sumenep
Jl. Dr. Wahidin No. 9, Lingkungan Delama, Pajagalan, Kota Sumenep
Buka sampai pukul sembilan malam, jadi ia yang paling masuk akal kalau kamu baru selesai jalan-jalan.
Jam buka dan harga berubah tanpa pemberitahuan, dan warung kecil kadang tutup tanpa mengumumkan apa pun.
Lanjut