Tokoh · Sumenep
Tumenggung Kanduruan, putra raja Demak yang memulai garis raja Sumenep
Ia cuma memerintah tiga tahun, tapi lima belas keturunan sesudahnya yang memegang Sumenep sampai zaman Belanda.
Di Karangduak, tidak jauh dari pusat kota Sumenep, ada kompleks makam bernama Asta Karang Sabu. Asta itu bahasa Madura untuk makam yang dihormati. Yang dimakamkan di sana bukan orang Madura.
Anak Raden Fatah yang dikirim ke timur
Raden Tumenggung Kanduruan disebut sebagai putra Raden Fatah, sultan pertama Demak. Ia datang ke Sumenep dan memerintah di sana sekitar 1559 sampai 1562, dengan keraton di Karangduak.
Tiga tahun itu pendek, dan kalau diukur dari lamanya memerintah, ia tokoh kecil. Yang membuatnya besar apa yang terjadi sesudahnya.
Lima belas keturunan
Dua anaknya, Pangeran Lor dan Pangeran Wetan, sama-sama jadi penguasa Sumenep sesudah dia. Lor artinya utara dan wetan artinya timur, dan nama itu memang menunjuk letak kediaman masing-masing.
Dari garis laki-lakinya, menurut silsilah yang dipegang di Sumenep, turun lima belas generasi adipati dan bupati. Artinya hampir seluruh nama yang kamu temui di Asta Tinggi punya jalur kembali ke orang ini.
Kenapa Demak mengirim anaknya ke sini
Abad keenam belas masa Demak mendorong Islam ke timur, dan cara yang dipakai bukan cuma dakwah. Menempatkan orang sendiri di kursi penguasa daerah adalah cara yang jauh lebih awet daripada mengirim pasukan, dan Sumenep waktu itu pelabuhan yang menghadap langsung ke jalur rempah di timur.
Jadi kedatangan Kanduruan bukan peristiwa keagamaan semata. Ia juga penempatan politik, dan berhasil dalam ukuran yang jarang dicapai penempatan politik mana pun: keturunannya masih memerintah tiga abad kemudian.
Yang perlu kamu tahu sebelum percaya penuh
Silsilah raja-raja Madura tersimpan terutama dalam babad dan catatan keluarga, bukan dalam arsip yang bisa diperiksa satu per satu. Nama, tahun, dan urutannya berbeda-beda antar sumber, dan selisih satu dekade itu biasa.
Yang tidak berselisih: ada makamnya, ada tempatnya, dan orang masih datang ke sana. Itu yang bisa kami tunjukkan.
Lanjut