Tempat · Sumenep
Pasar Anom Baru, tempat semua rute kami dimulai
Pasar utama Sumenep, dan titik nol yang dipakai kurir kami menghitung jarak ke mana pun.
Kalau kamu lihat peta di kaki halaman ini, semua garis rute keluar dari satu titik. Titik itu di sini.
Kenapa dari sini
Pasar Anom Baru pasar utama Sumenep, dan letaknya di pusat kota. Hampir semua jalan besar kabupaten ini bermuara ke sekitarnya, jadi mengukur jarak dari sini memberi angka yang paling mendekati kenyataan buat orang di mana pun di Sumenep.
Buat kurir kami itu bukan urusan simbolis. Ini pangkal yang dipakai menghitung, dan pasar ini juga tempat sebagian besar pesanan Belanja diambil.
Yang dijual
Sayur, ikan, daging, bumbu, buah, sampai perkakas dan pakaian. Bagian basahnya paling hidup pagi-pagi sekali dan mulai sepi menjelang siang, sementara bagian keringnya buka lebih lama.
Kalau kamu mencari bahan yang muncul di tulisan-tulisan lain di sini, hampir semuanya ada. Petis, singkong, lorjuk kering, kripik tette mentah, jagung tumbuk buat nasi jagung.
Jam yang benar
Datang sebelum pukul tujuh kalau mau lihat pasar ini sebagaimana adanya. Lewat pukul sepuluh, yang tersisa tinggal separuhnya, dan yang paling segar sudah lama berpindah tangan.
Sekalian jalan kaki
Keraton Sumenep dan Masjid Jamik berdiri beberapa ratus meter dari sini. Ketiganya bisa dijalani pagi yang sama: pasar dulu waktu masih ramai, lalu dua sisanya waktu matahari sudah naik.
Malas bawa belanjaan sendiri? Itu memang layanan Belanja kami.
Lanjut